loading...

Cara Mengetahui Ragi Masih Bagus atau Tidak Untuk Pembuatan Roti

Hallo, sobat moegn. Tentunya suka dong dengan yang namanya roti.

Roti merupakan makanan yang berbahan dasar utama terigu dan ari, yang difermentasikan oleh yang namanya ragi.

Nah, tau gak sih fungsi ragi itu buat apa? Dan cara mengetahui ragi itu masih bagus atau tidak?

Yuk! langsung saja simak pembahasan berikut ini, sobat moegn.

Ragi yaitu merupakan microorganisme hidup jenis khamir yang dimana sering juga di sebut dengan seccharomycess cerrevisiae, ragi berkembang biak dengan cara membelah diri atau istilah gaulnya yaitu budding.

Fungsinya sendiri yaitu untuk mengembangkan adonan atau menghasilkan gas karbondioksida yang mengembangkan adonan melalui proses fermentasi.

Dalam proses fermentasi tersebut akan membentuk karbondioksida dan ethyl alkohol, nah untuk penghasil karbondioksida tersendiri dihasilkan dari gula-gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa yang digunakan sebagai subtrat penghasil karbondioksida.

Untuk mengetahui sebuah ragi tersebut masih bagus atau tidak atau dalam bahasa gaulnya itu ragi aktif atau tidak. Yuk simak terus sobat moegn.

Untuk mengetahui sebuah ragi itu masih bagus atau tidak, inilah caranya :
1. Sediakan ragi yang akan dites atau digunakan dalam adonan, gula, dan air hangat temperatur suhu 26-28 derajat.

Sobat moegn, bisa juga mengganti gula dan air dengan susu hangat sebagai opsional.
Nah kenapa bahan tersebut diperlukan?

Pertama ragi sudah tentu bahan yang akan di ujikan.

Kedua yaitu gula berfungsi untuk subtrat (glukosa) yang dapat menghasilkan karbondioksida, ragi sendiri berkembang biak dengan cara memakan gula atau glukosa.

Simplenya sih gula itu pemancing agar ragi aktif dan bisa mengembangkan adonan.
Ketiga air hangat berfungsi untuk mempercepat proses fermentasi nantinya.

Kesimpulannya yaitu ragi dapat mengembang dan membelah diri jika tersedianya air, subtrat (glukosa), suhu 26-28 derajat celcius dan tersedianya oksigen.

Suhu ideal absolut untuk fermentasi sendiri yaitu 38 derajat dengan relatif kelembaban 80%.

2. Masukan ragi dan gula dalam wadah atau gelas, lalu tuangkan air hangat bersuhu 26-28 derajat.
Aduk hingga merata dan tunggu 1-10 menit.

Apabila terlihat meninggi atau berbusa itu tandanya ragi telah aktif atau masih bagus dan bisa langsung di pakai untuk proses pembuatan roti.

Nah, dengan begini sobat moegn bisa menghindari gagalnya dalam pembuatan roti yang tidak mau mengembang atau bantat.

Jika kurang yakin dengan ulasan berikut, silahkan buktikan dari sumber yang lain. Happy cooking!
Akhir kata saya ucapkan terima kasih telah berkunjung. Enjooy!

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter